Saturday, May 28, 2016

Sedikit Sedih tapi Mari Pindahan

http://www-bblackberry.blogspot.co.id/2013/02/boneka-danbo-untuk-dp-bbm-terpopuler.html


Aku tak suka perpisahan.
Apapun tujuannya dan bagaimanapun caranya.
Aku membencinya.

Mereka selalu berkata bahwa ini yang terbaik.
Mungkin yang terbaik kadang menyakitkan, begitu?

Malam yang indah untuk tidur lebih awal. Aku tak berniat pergi ke kampus menonton drama yang sebenarnya sangat menarik perhatianku. Ragaku sudah cukup lelah seharian di kampus. Sungguh, ini akan menjadi malam yang sangat baik. Awalnya.

Namun semua tahu bahwa hidup tak sekedar semua yang kita rencanakan. Selalu ada kejutan manis disetiap bagian dalam hidup kita. Seperti malam ini.

###

Aku sedang berbincang santai dan tertawa bersama kakakku. Ngobrol ngalor-ngidul dan membahas apapun yang tidak terlalu penting untuk dibahas. Kulirik layar HP yang menandakan ada chat masuk di WhatsApp. “nanti saja, masih asik ngobrol” batinku. Aku tidak ingin lekas membukanya walau aku merasa ada yang aneh dengan chat itu. Kenapa kepala suku memulai chat di grub? Ah, biarkan.


Obrolan berlanjut sampai seseorang berkata bahwa ODOP 1 akan digabungkan dengan ODOP 2 MALAM INI.


Aku langsung saja membuka chat dari kepala suku di grup dan ternyata semua itu benar. Kepala suku mengatakan bahwa malam ini kita akan pindahan, meninggalkan grup yang telah lebih dari 4 bulan menjadi rumah kami. Bahkan, beberapa anggota grup telah dipindahkan. Aku shock dan hatiku sedih.


Biarkan orang berkata aku berlebihan, namun ini yang kurasakan.
Walau disana kau masih bersama orang yang sama, menemukan lebih banyak lagi teman, dan tak mengubah sedikitpun apa yang kerap kau bicarakan, ini sangat berbeda.


Aku seperti orang yang meninggalkan rumah masa kecilku untuk sebuah keharusan. Aku tak bisa berkata tidak. Aku meninggalkan berjuta kenangan. Bagaimana aku mulai menjadi bagian dari mereka, mengucapkan salam dengan sopan, berbagi canda-tawa, hingga memberi semangat untuk saling menguatkan. Awal yang indah.



Dan kini, aku hanya harus memulainya dari awal lagi.
Selamat Malam ODOP yang baru :D

Thursday, May 19, 2016

Setelah Naskah Kedua

Dari produser :D

"Halo?"
"Halo"
"Siap-siap ngobrol sama Opunc sama Clara ya"
"Iyaa"

Deg-degan, grogi, dan apalah ini, sulit dikatakan.

Biar kutebak, itu pasti suara sang produser yang meloloskan naskah-naskahku. Ah, mengapa aku tak mengatakan terimakasih secara langsung kepadanya lewat telepon.


Yaa, untuk kedua kalinya naskahku lolos menjadi script drama live radio. Masih radio yang sama dengan naskah ku yang pertama kali. Dengan pemeran dan produser yang sama pula. Jangan kau tanya, hatiku masih merasakan hal yang sama seperti dulu saat naskah pertama ku di mainkan, merinding.


Orang kembar saja tidak selalu identik, begitupula naskahku ini. Sang produser tak banyak mengedit naskah keduaku ini, dan itu membuatku bahagia. Berarti ada peningkatan kualitas dalam tulisanku, hhaha. Semua berjalan dengan lancar seperti apa yang kumau. Sebelum segmen terakhir di mainkan, aku sudah mulai grogi. Saat pemberitahuan naskhaku lolos kemarin, Sang produser berkata akan menghubungiku via telepon dan mengajakku berbincang sedikit dengan kedua pemeran secara langsung. Tentu ini hal yang sangat menggembirakan sekaligus membuatku bingung. Apa yang harus ku katakan nanti, bagaimana ini.


Mondar-mandir aku mempersiapkan diri untuk mengangkat telepon dari pihak radio. Menyiapkan mental dan menyiapkan rekaman untuk dialogku nanti, tentu saja aku ingin mengabadikan pengalaman pertamaku ini kan. Hahahaha, maafkan aku sedikit berlebihan.


Segmen terakhir dimainkan. Kudengar baik-baik bagaimana ending dari naskahku diperankan. Aku merinding, semua sangat sempurna menurutku. Potongan lagu yang langsung mengiringi sang pemeran setelah memainkan dialog sad-ending yang kutulis. Aku puas.


Jantungku berdetak semakin cepat, ketika ada panggilan masuk dari nomer tak dukenal, pasti dari sang produser, dan dialog pertama dengannya dimulai.

"Halo?"
"Halo"
"Siap-siap ngobrol sama Opunc sama Clara ya"
"Iyaa"


Terimakasih untuk kedua penyiar yang menjadi pemeran naskah saya
Terimakasih kepada sang produser yang telah mempercayai tulisan penulis amatir seperti saya ini
Terimakasih untuk pendengar dan komentar kalian tentang naskah saya, kalian luar biasa :D
Dan terimakasih untukmu yang selalu rela menjadi inspirasi saya menulis,  kapan-kapan kita boleh bertemu untuk menggali inspirasi baru. Hihhihi

Makasih buat komentarnya pendengar :D

Sunday, May 15, 2016

H-5 Penutupan Pendaftaran SBMPTN, Sudah Daftar?


http://sbmptn2016.com/

Hay, apakabar teman-teman yang sedang berjuang mencari pelabuhan untuk menjaring ilmu sebanyak-banyaknya?
Masih sakit hati karena gak lolos SNMPTN? Ayo dong, katanya mau jadi mahasiswa, masak masih gak bisa move on.
Terlalu takut untuk ikut jalur tes karena males belajar? Sekali lagi ya, katanya mau jadi mahasiswa, masak males belajar buat masuk perguruan tinggi.


Selain jalur SNMPTN pasti temen-temen tau dong kalau ada jalur SBMPTN dan UM/SM (Ujian Mandiri/Seleksi Mandiri). Yang perlu temen-temen tahu adalah bahwa hari terakhir pendaftaran SBMPTN tinggal 5 hari lagi, LIMA HARI LAGI. Gak kerasa ya, perasaan baru kemarin Nala nulis H-17 sama Hari-h pendaftaran SBMPTN, eh sekarang udah mau penutupan aja.


Sudah siapkah teman-teman menyambut SBMPTN? Atau malah ada yang belum daftar?


Jangan ragu lagi buat temen-temen yang mau masuk perguruan tinggi negeri, buruan daftar. Kalau kamu pengen daftar sekarang klik aja link disini. Kalau kamu masih bingung gimana cara daftar SBMPTN kamu bisa baca dulu petunjuknya disini. Udah ga ada waktu lagi buat mikir-mikir harus daftar apa nggak. Kalau kamu daftarnya masih nanti-nanti, bisa jadi saat kamu mendaftar nanti sudah overload dan susah untuk di akses. 


Buat temen-temen yang merasa salah jurusan, ini waktunya kalian membuktikan bahwa kalian memang mampu menembus jurusan yang memang cocok untuk kalian. Supaya kedepannya kalian tidak hanya mengelus dan banyak berkomentar dengan jurusan kalian saat ini. Fokuslah dengan materi yang akan diujikan saat tes SBMPTN nanti. Banyak berlatih soal tahun lalu yang pernah kalian dapat akan sangat membantu.


Kemungkinan untuk lolos SBMPTN emang gak sebesar SNMPTN tapi masih ada kemungkinan kita bisa lolos, kan? Tinggal sejauh mana usaha kita untuk meraihnya.


Semangat terus buat teman-teman pejuang SBMPTN, semoga memang rezeki kita berawal dari sini.:)

Thursday, May 5, 2016

Jangan Khianati Aku





Jika cinta dapat mengubah dunia, mengapa dia tidak boleh membuatku gila?”

                                                                            ###

Ini kisah tentang seseorang yang rasa cintanya merupakan dinamika untuk hidupnya.
Ketulusannya dibayar dengan pengkhianatan sepanjang hidup. Kenangan buruk yang membuatnya tak ingin lagi mengenal arti cinta yang sebenarnya.

                                                                            ###

Namanya mbah Madi. Orang sepuh yang pernah tinggal dibelakang rumahku. Dia anak dari kakaknya nenek buyutku. Semoga kau tidak bingung. Aku memanggilnya mbah karena memang dia seumuran dengan nenek ku.

Aku tak terlalu mengenalnya. Saat dia tinggal dibelakang rumahku, saat itu aku masih berada di Jawa Barat dan kini ketika aku telah pulang ke tanah Jawa dia telah pindah rumah. Kami bertemu hanya jika aku berlibur ke Solo. Itupun tak terlalu intensif, aku masih kecil saat bertemu dengannya.

Pernah suatu hari aku bersama ibu bertemu dengan mbah Madi di pinggir jalan. Dia menyapa kami duluan. Aku tak mengenal siapa dia, tapi mama asik berbincang dengannya. Bahasa Indonesia, pendengaran dan ingatannya masih sangat bagus, belakangan ku tahu itu mbah Madi. Kakak-kakak ku yang sejak kecil tinggal di Solo mengatakan bahwa mbah Madi orang yang pintar dan pandai berbahasa Inggris. Akupun tak paham sepandai apa dia. Yang aku tahu sejak kecil dia sudah menjadi seorang “mbah”. Seorang diri menempati rumah dan tak terpikirkan olehku kemana keluarganya.

                                                                            ###

Rumahku kedatangan tamu spesial. Seorang adik satu-satunya dari ayahku yang telah lama sekali tidak pulang. Mendengar cerita dimasa kecilnya membuatku merindukan kehadiran seorang nenek. Aku tak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi seorang cucu. Nenek ku meninggal ketika aku masih kecil, mungkin aku belum sekolah. Meninggalnya nenek berarti tak ada seorangpun orangtua dari keduaorangtuku yang masih hidup. Aku bahkan tak tahu kapan kakek dan nenekku yang lain meninggal.

Kisah ini membuka pembicaraan tentang mbah Madi, bagaimana dulunya dia bisa tinggal di belakan rumah dan kini pindah ke tempat saudara yang lain.

mbah Madi itu pintar lo dek. Dia anak tunggal. Tapi ya itu, dia ditinggal sama pacarnya”

Ternyata mbah Madi pernah belajar di jurusan teknik UGM, sebuah hal yang membanggakan apalagi di jaman dulu. Menjadi mahasiswa yang pintar dan tentunya idaman para wanita. Ini yang celaka. Ketika semua kepercayaan telah diberikan, ketulusan dan harta tak pernah kosong. Kesetiaan dari sang kekasih tak seperti yang diimpikan. Kekasih mbahMadi meninggalkannnya.

Hati siapa yang tak terluka. Sejak saat itu mbah madi tak lagi menghiraukan perasaan cinta dalam hatinya. Mungkin cintanya telah padam dan tak pernah kembali. Hidupnya selalu sendiri. Entah menanti sang kekasih kembali atau telah muak dengan yang namanya cinta.

Dampak yang sangat luar biasa dari pengkhianatan sebuah cinta. Hidupnya dipandang menyedihkan dimata orang lain walau kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi dihatinya.

                                                                            ###

Sekejam itukah cinta bagi sebagian orang?
Apa terlalu sulit menjaga kesetiaan setelah semuanya diberikan?
Kau tak akan meninggalkanku, kan?


Wednesday, April 27, 2016

Hati-hati Jadi Penulis

http://www.anneahira.com/cara-membuat-stempel.htm



Seperti perkataan orang Jawa “ajining dhiri gumanthung ono ing lati” yang berarti seseorang dihargai karena ucapannya. Ini membuktikan bahwa apa yang kita katakan sangat berpengaruh pada sikap orang lain terhadap kita. Berlaku pula untuk para penulis. Dengan tulisan mereka, orang-orang yang membaca berhak untuk menilai dan memberi cap terhadap si penulis. Cap apa yang pembaca berikan akan berlaku dikehidupan sehari-hari bahkan jika mereka bertemu langsung


Seperti yang saya alami, tulisan saya yang berjudul Saat Aku Suka Dosenku membuat saya menjadi perbincangan diantara teman-teman. Tulisan ini dikaitkan dengan dosen saya yang masih single dan belum menikah. Apalah-apalah. Namun sekali lagi itu hak si pembaca. Meskipun dalam kenyataan nya saya ingin menjadikan tulisan itu sebagai tantangan give-away dari bang Syaiha dan mbak Ella.

Lalu naskah drama radio yang lolos dan diOn-Air kan di salah satu radio besar di Solo. Teman-teman juga berpikir itu adalah kisah asli saya. Perlu diketahui kisah asli saya tidak seromantis itu. Hahaha

Tulisan saya yang selanjutnya yang berjudul H-17 pendaftaran SBMPTN dan Hari-H Pendaftaran SBMPTN membuat orang-orang disekitar saya mengira saya akan mendaftar SBMPTN lagi tahun ini. Mengapa demikian ? Padahal saya menulis tulisan itu karena tema yang saya ambil sedang menjadi perbincangan diantara teman-teman seangkatan dan beberapa akun resmi di media sosial.


Saya yang suka membaca novel thriller juga menilai bahwa penulis pastinya seseorang yang memiliki banyak pengalaman tentang hal serupa atau dekat dengan orang-orang yang mengalami hal tersebut. Pada kenyataannya sang penulis adalah orang yang penakut. Dia menulis novel thriller karena suka membaca kisah tentang Sherlock Holmes. Berbeda dari apa yang saya pikirkan.


Unsur eksternal yang mempengaruhi gaya kepenulisan dan tema yang terdapat dalam tulisan kadang tidak diketahi oleh para pembaca. Budaya dan lingkungan sang penulis menjadi hal besar yang sangat berpengaruh. Bisa saja, dalam beberapa tulisan yang kita buat tidak murni kisah kita pribadi. Ada yang mengambilnya dari kisah orang terdekatnya atau keresahan orang-orang disekitarnya. Yang membuat kita sebagai pembaca memberi cap tersendiri adalah ketika sang penulis menggunakan sudut pandang orang pertama (aku). Akan sangat mudah bagi pembaca menilai bahwa itu kisah nyata penulis dan akan dikaitkan dengan kehidupan sehari-harinya.



Bagi penulis pemula seperti saya tentu itu menjadi shock-culture tersendiri. Disini kita sebagai penulis pemula perlu mempersiapkan mental menerima penilaian baik atau buruk dari para pembaca.   

Monday, April 25, 2016

Hari-H : Pendaftaran SBMPTN dibuka


Weeeittssss. What's up guys?


Gak kerasa ya udah hari-H aja ni. Hari-H apa si?
Buat kamu pejuang SBMPTN pasti tahu kalau hari ini adalah pembukaan pendaftaran SBMPTN. Menurut info yang Nala dapat pendaftaran bisa dimulai pukul 08.00 pagi ini. Sabar yaa, jangan keburu-buru, apalagi nanti pasti banyak yang mencoba mengakses dan semoga tidak ada gangguan pada servernya.


Kita sama-sama tahu bahwa SBMPTN telah dibuka dan ini bukan waktunya lagi buat kamu yang masih mikir-mikir mau daftar lagi atau tidak. Bukan waktunya. Buruan tentukan keputusanmu.


Bukannya Nala mau menyuruh kamu untuk daftar SBMPTN lagi tahun ini, cuma dengan waktu yang semakin menipis ini seharusnya kita sudah fokus dengan apa yang kita putuskan.


Kalau kamu memilih untuk mencoba kesempatan masuk perguruan tinggi dan jurusan yang kamu sukai dengan jalur SBMPTN ya buruan putuskan. Buat yang masih bingung tatacara pengisian borang pendaftaran online-nya kamu bisa klik Disini. Selesaikan masalah pendaftaran kemudian fokus dengan persiapan materi yang akan diujikan. Nah kamu bisa daftar Disini. Soal-soal SBMPTN itu gak semudah yang kita ingat guys. Mereka tidak hanya butuh di doakan agar menjadi mudah, namun perlu dipelajari dan dipahami juga.


Bagi kamu yang ternyata udah cukup nyaman dengan jurusan yang sekarang dan mencoba mengikhlaskan impian untuk masuk di jurusan yang kamu pengen dulu, ya harus tegas. Jurusanmu saat ini butuh waktu dan perhatian dari kamu, dia tidak ingin diduakan hanya dengan kegalauan untuk mengambil SBMPTN atau tidak. Mana mungkin mereka mau jadi teman yang baik kalau kamu tidak pernah membuka materi yang semakin hari semakin sulit itu.


Seperti yang Nala sudah sampaikan tadi. Ini waktunya untuk kamu memutuskan, bukan merenung. Jika kamu dengan besar hati telah memilih namun masih merasa sulit, jalani dulu. Jangan lupa menyerahkan segalanya pada Yang Maha Kuasa. Selalu ada jalan untuk setiap keinginan kita. Dan perlu kita yakini bahwa Allah adalah penulis skenario terbaik.



So guys, apa keputusanmu??

Thursday, April 21, 2016

Bersama DistaFm : Caraku Peringati Hari Kartini

Sini aku kasih bunga :)

Aku pikir aku tak akan merasakan euforia peringatan hari Kartini seperti tahun-tahun lalu. Yaa maklum, tahun ini tidak ada dandan menggunakan baju kebaya layaknya anak SMA atau masak makanan daerah seperti jaman SD dulu. Biasa saja tanpa perayaan apapun.

Dan hari ini menjadi berbeda dengan perayaan dadakan yang diusulka direktur UKM tercinta. Hhahaha. Pukul 2 siang lebih dia baru memberi tahu mempersiapkan acara perayaan ini. Bagaimana kita merayakannya?? dengan menebar cinta dan kasih sayang ? Hhaha tentu saja bukan.

Sang ketua mengajak kita untuk membagikan bunga setangkai kepada kaum hawa, sekaligus kampanye untuk menebarkan arti emansipasi wanita. Setlah diberi komando melalui line sms dua orang langsung pergi membeli kertas teres (yang sering digunakan untuk hiasan ulang tahun). Pukul setengah tiga lebih kami baru memulai membuat bunga dengan cara manual. Pak ketua tidak menghendaki kami membeli bunga mawar setangkai yang sudah jadi, terlalu mahal katanya. Tapi dia tidak mau turun tangan dalam pembuatan bunga ini. Dasar.

Adzan ashar berkumandang, sekitar 30 bunga yang jadi dan kami harus berkejaran dengan waktu pulang kuliah. Kalau mahasiswanya sudah pada pulang terus kita mau ngasih bunga ini ke siapa, ya kan ?
Semakin dikejar waktu semakin membuat kami panik, apalagi personil yang mengerjakan tugas ini hanya 5 orang.

“Bikin 50 aja” kata sang ketua
“ya mas”

Beberapa menit kemudian.

“Dah jadi belum? Abis ini kita jalan ya. Kalau dah jadi aku dikabarin. Aku tinggal jajan dulu ke depan”
Dia menghilang dengan meninggalkan perasaan ingin menjitak nya. Hemm


It's show time

Hampir pukul lima dan kami sudah mulai untuk beraksi. Mengambil beberapa foto ngeksis, koordinasi dan membuat formasi (apaan sih, repot amat hehe).
Dua orang berjalan di barisan paling depan dengan membawa pulang hari kartini, tiga orang dibelakangnya membawa serangkaian bunga dengan menggunakan selempang dan aksesoris kedaerahan, dan satu satu orang lagi mendampingi kami dengan membawa kamera tanpa aksesoris. Kau tahu siapa yang terakhir ini. Yaa, ketua yang gak mau di malu-maluin tapi suka ngorbanin anak buahnya. Huft.

Kami berjalan dan mulai menebarkan sebuah pesan.

"Woman can do anything. 
But woman is woman. Their priority should be family" (Direktur DistaFm)


“Sore mbak, selamat hari kartini ya” sambil mengulurkan bunga
“Sore kak, selamat hari kartini ya”
“Sore buk, selamat hari kartini ya”
“Adek, adek ayo lihat kamera” #eh

Waktu berjalan dan metahari mulai meredup seiring berkurangnya bunga yang kami bawa. Perjalanan hari ini berakhir indah dengan kebahagiaan dari setiap mereka yang tersenyum mendapatkan bunga dari kami.


Peringatan hari kartini oleh DistaFm. Peringatan yang meninggalkan kesan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 
Terimakasih DistaFm. Terimakasih Ibu Kita Kartini.